Ratusan Siswa Belajar di Tenda Darurat, Akibat Pergerakan Tanah

Garut, dapurberita.id Bencana alam pergerakan tanah di Kampung Cipadung, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat terus meluas. Retakan tanah kini telah merusak bangunan sekolah dan mengancam keselamatan siswa serta guru.

Dampak paling parah terjadi di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Hikmah. Bangunan sekolah mengalami kerusakan serius akibat pergerakan tanah yang terjadi sejak beberapa waktu terakhir. Retakan terlihat jelas pada dinding dan lantai sekolah, sehingga sebagian bangunan miring dan terancam ambruk.

Untuk menjaga keselamatan, kegiatan belajar mengajar di MI Darul Hikmah terpaksa dipindahkan ke tenda darurat. Ratusan siswa kini mengikuti proses pembelajaran di bawah tenda yang didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang sebelumnya para siswa sempat belajar menggunakan tenda terpal sederhana.

Bencana alam pergerakan tanah juga berdampak pada pemukiman warga sekitar, sedikitnya lima rumah warga terdampak dua rumah diantaranya dilaporkan ambruk. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat telah mengosongkan tempat tinggal dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Sekretaris Kecamatan Banjarwangi, Dangdang Kuswandi, mengatakan pemerintah daerah bersama BPBD kembali melakukan mitigasi ulang untuk memantau pergerakan tanah yang masih berpotensi meluas ke titik lainnya.

“Langkah ini dilakukan sekaligus untuk menentukan upaya penanganan lanjutan bagi warga terdampak dan fasilitas umum yang rusak,” ujarnya Kamis 22 Januari 2026.

Hingga saat ini, aktivitas belajar mengajar masih berlangsung di tenda darurat sambil menunggu kepastian penanganan dan rencana relokasi sekolah. Warga serta pihak sekolah berharap pemerintah segera memberikan solusi permanen demi keselamatan masyarakat dan keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut. (Indra*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
SukeTahuBatikCisitu