Viral! Warga Garut Bakar Kartu BPJS Usai Ditolak Rumah Sakit

Din

Garut, dapurberita.com – Aksi pembakaran kartu BPJS Kesehatan dan dokumen kependudukan oleh seorang warga di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial. Peristiwa ini dipicu kekecewaan karena kartu BPJS yang dimiliki tidak bisa digunakan saat berobat di rumah sakit.

Warga tersebut diketahui bernama Nandang Rustiana, asal Kampung Tenjo Laut, Desa Sindangsari, Kecamatan Cisompet. Dalam video yang beredar, ia terlihat membakar kartu BPJS, KTP, serta Kartu Keluarga di depan rumah anaknya sepulang dari rumah sakit.

Nandang mengaku telah berulang kali mengurus rujukan untuk operasi katarak mata. Namun, upayanya selalu berakhir sia-sia karena BPJS yang digunakan tidak aktif dan tidak tercatat dalam sistem. Ia juga diminta membayar biaya pengobatan meski berniat menggunakan layanan BPJS.

“Sudah empat kali saya ke rumah sakit, BPJS saya selalu tidak aktif dan tidak tercatat. Habis kesabaran, akhirnya saya bakar,” ujar Nandang, Selasa (20//1/2026).

Hasil penelusuran menyebutkan, kartu BPJS tersebut ternyata tidak pernah aktif dan terdapat masalah pada data kependudukan, termasuk NIK yang belum ter-update. Selain itu, Nandang mengaku sempat membayar kepada oknum warga yang menawarkan pembuatan BPJS gratis, namun kartu yang diterima justru BPJS Mandiri.

Kepala Desa Sindangsari, Otang, menyatakan pihak desa telah turun tangan membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

“Yang bersangkutan mengira BPJS-nya gratis, padahal BPJS mandiri. Dari pihak desa sudah kami bantu, sudah dipanggil, dan saat ini sudah beres,” kata Otang.

Pemerintah desa pun mengimbau warga agar mengurus administrasi langsung melalui jalur resmi. (Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
SukeTahuBatikCisitu