Monyet Liar Masuk Perkampungan di Cisurupan, Seorang Warga Jadi Korban

Garut, dapurberita.id – Monyet liar diduga berasal dari gunung Papandayan Garut Jawa Barat, memasuki pemukiman warga. Selain membuat resah, monyet tersebut juga telah menimbulkan korban luka karena menyerang warga sekitar.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Polsek setempat telah membuat perangkap untuk bisa menangkap monyet tersebut, agar tak kembali menyerang warga yang ada di perkampungan warga. Satu orang korban itu bernama Eti seorang lansia asal Kampung Ciwaru Desa Sirnajaya Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut.
Korban mengalami luka di bagian tangan dan kaki karena sempat digigit saat ia pulang belanja dari warung. Perangkap itu dibuat BKSDA lalu disimpan di atap rumah warga, tujuannya agar monyet liar itu dapat segera diamankan sehingga tak kembali menyerang masyarakat tak berdosa.
“Ibu saya pas turun dari motor langsung diserang monyet, lukanya cukup dalam di bagian tangan dan kaki, dicakar sama digigit,” jelas Rika Nurjanah anak korban, Senin (12/1/2026).
Pada siang hari monyet tersebut memang terlihat berada di atap rumah warga, hewan tersebut juga sangat lincah saat berusaha digiring dan selalu melompat ke rumah lain menghindari upaya penangkapan dari masyarakat.
“Sesuai dengan tugas pokoknya, karena itu merupakan bagian dari BKSDA. Hari ini kita memasang perangkap untuk menangkap monyet tersebut. Jumlah monyetnya 1 ekor tapi memang sudah ada warga yang jadi korban luka,” kata AKP Masrokan, Kapolsek Cisurupan.
Monyet liar yang masuk ke perkampungan warga di wilayah tersebut baru kali ini terjadi, apalagi ada korban yang diserang sehingga membuat warga resah. Jika perangkap yang dibuat BKSDA masih sulit menjebak monyet, maka warga sekitar akan rencana lain yaitu berusaha menghubungi petugas Damkar agar bisa segera meringkus monyet liar tersebut.















